Piala Dunia 1958 : Sejarah Megabintang Pele Dimulai

Piala Dunia 1958 dimana merupakan Piala Dunia edisi ke enam sejak bergulirnya ajang akbar dari tahun 1930. Swedia dipilih oleh FIFA untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 1958 pada tanggal 8 – 29 Juni.

Pertama kalinya sejak bergulirnya Piala Dunia, ini merupakan pertama kalinya negara dari Amerika Latin berhasil menjadi juara di Benua Eropa. Hal ini dikarenakan, negara Eropa selalu menjadi juara setiap kali event Piala Dunia digelar pada benua biru.

Swedia sebagai tuan rumah dan Jerman Barat sebagai juara bertahan lolos secara otomatis pada Piala Dunia ini. Sedangkan sisanya sebanyak 14 negara lainnya dibagi menjadi sembilan negara Eropa, tiga negara Amerika Latin, satu Amerika Utara dan satu untuk Asia ataupun Afrika.

Format pada Piala Dunia 1958 tidak sama dengan Piala Dunia sebelumnya. Masing – masing 16  negara dibagi menjadi empat grup. Namun, kali ini tiap negara minimal harus melawan negara lainnya yang satu grup sekali, dan juga tanpa adanya perpanjangan waktu jika hasil imbang.

Baca JugaJatuhnya “Sang Raksasa” Sepakbola Tahun 1954

Pada Piala Dunia 1958 ini jika posisi dua dan tiga dalam satu grup mempunyai poin yang sama maka akan digelar babak play off. Jika poinnya tetap sama makan produktifitas gol yang akan dinilai.  Hal ini sebenarnya di protes oleh para negara peserta. Namun, Swedia sebagai tuan rumah tidak merasa keberatan akan adanya aturan ini.

Pada laga Grup 4 Piala Dunia 1958, Pele hanya bermain pada pertandingan terakhir melawan Uni Soviet. Pele tidak mencetak gol pada waktu itu, namun Brasil menang dengan skor 2 – 0.

Pada babak perempat final, gol semata wayang Pele membuat Brasil menang 1- 0 atas Wales yang membawa Brasil ke semifinal bertemu Prancis yang menang atas Irlandia Utara. Pada laga semifinal ini, hattrick Pele membuat Brasil menang 5 – 2 atas Prancis.

Pada babak final, Brasil bertemu Swedia yang sebelumnya mengalahkan Jerman Barat dengan skor 3 – 1 pada babak semifinal. Para pendukung Swedia bersorak ketika babak final baru berjalan empat menit Swedia sudah mencetak gol. Namun, Brasil menyamakan kedudukan lewat Vava dan Vava juga telah menambah gol sebelum babak pertama usai yang membuat skor 2 – 1 untuk Brasil.

Babak ke dua final Piala Dunia 1958 sepenuhnya dikuasai oleh Brasil. Pada babak final ini Pele menyumbang dua gol pada babak ke dua dan satu gol lagi dicetak oleh Mario Zagallo. Sebelumnya, Swedia juga mencetak gol hiburan.

Pada babak final ini dimenangkan Brasil dengan skor 5 – 2. Pele tercatat sebagai pemain termuda yang pernah memenangi Piala Dunia. Sedangkan pemain Swedia, yakni Niels Liedholm mencatatkan dirinya sebagai pemain tertua yang mencetak gol pada laga final. Dan terakhir skor terbesar dalam sejarah final Piala Dunia yakni 5 – 2 untuk kemenangan Brasil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *