Perjalanan Sang Juara Italia pada Piala Dunia 2006

Menjadi Juara dalam Piala Dunia merupakan impian setiap negara di dunia ini. Ajang pagelaran sepakbola Piala Dunia ini merupakan pesta sepakbola dunia yang hanya diadakan empat tahun sekali, dimana setiap negara akan berlomba – lomba untuk menjadi yang terbaik dalam bidang olahraga sepakbola untuk mendapatkan perhatian dunia.

Pada Piala Dunia 2006, Italia berhasil menjadi juara Piala Dunia secara dramatis pada laga final melawan Prancis. Namun, mendapatkan gelar juara pada Piala Dunia 2006 tidak membuat langkah Italia kembali mulus pada Piala Dunia 2010. Italia tidak berhasil lolos dalam penyisihan grup Piala Dunia 2010, yakni melawan Paraguay, Slovakia, dan New Zealand.

Berikut adalah bagaimana Perjalanan Sang Juara Italia pada Piala Dunia 2006

Italia (2) – Ghana (0)

Italia memulai babak penyisihan grup Piala Dunia dengan kemenangan yang meyakinkan 2 – 0 melawan Ghana. Gol dari Andrea Pirlo dan Vicenzo Iaquinta membuat Italia mendapatkan tiga angka pertamanya.

Italia (1) – Amerika Serikat (1)

Pada laga ini gol dari Italia dicetak oleh Alberto Gilardino yang memanfaatkan umpan dari Pirlo. Amerika adalah negara satu – satunya yang berhasil menjebol gawang Italia yang dijaga Buffon, dimana gol AS merupakan gol bunuh diri Christian Zaccardo.

Laga ini juga diwarnai insiden dari Danielle De Rossi yang memberikan luka pada wajah Brian Mcbride pada wajahnya. De Rossi mendapatkan kartu merah dan diusir keluar lapangan pada laga melawan AS ini.

Italia (2) – Republik Ceko (0)

Pada awal laga, Italia harus kehilangan bek Alesandro Nesta dikarenakan cidera. Marco Materazzi dipilih sebagai pengganti Nesta dengan kualitas tidak berbeda jauh mampu membuktikan dirinya dalam menjaga pertahanan Italia sampai ke final Piala Dunia dan sukses membawa Italia menjadi juara Piala Dunia 2006.

Italia (1) – Australia (0)

Penalti yang diberikan wasit kepada Italia pada perpanjangan waktu sempat menjadi kontroversi apakah harus diberikan penalti atau bukan merupakan pelanggaran. Fransesco Totti yang dipercaya untuk mengeksekusi penalti itu sukses membuat kiper Australia, yakni Mark Schwarzer terpaksa memungut bola dari gawangnya sendiri.

Italia (3) – Ukraina (0)

Pada laga melawan Ukraina ini, Luca Toni akhirnya berhasil mencetak gol. Diketahui pada pertandingan sebelumnya, penyerang Italia dengan postur tubuh yang besar ini selalu gagal untuk mencetak gol.

Italia (2) – Jerman (0)

Italia kembali membuktikan diri sebagai negara sepakbola dengan pertahanan terbaik. Selain mempunyai Buffon sebagai penjaga gawang terbaik, lini pertahanan dari Italia yang dijaga Fabio Cannavaro sangat sulit ditembus sekaligus oleh Timnas Jerman.

Italia – Prancis (Final Piala Dunia 2006)

Pada laga final ini diwarnai dengan insiden dikartu merahnya Zinedine Zidane setelah menanduk dada dari Marco Materazzi. Italia sukses menjadi juara Piala Dunia melalui adu penalti.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *