Nick Moore : 10 Pemain Bintang di Piala Dunia 2006

10 Pemain bintang di Piala Dunia 2006 menurut Nick Moore, antara lain :

1. Andrea Pirlo

Andrea Pirlo, diibaratkan sebagai arsitek, profesor buat Timnas Italia pada Piala Dunia 2006. Playmaker handal ini berkontribusi tinggi dalam perjalanan Italia untuk meraih juara Piala Dunia keempat. Pirlo juga meraih penghargaan sebagai pemain terbaik dunia, termasuk dalam laga semifinal bertemu Jerman dan Prancis dalam laga final Piala Dunia.

2. Zinedine Zidane

Sebagai kapten Timnas Prancis dalam Piala Dunia 2006, penampilan Zidane sangat memberi inspirasi bagi Timnas Prancis. Dimana ketika Prancis menaklukkan Spanyol dengan skor 3 – 1, Zidane juga terpilih menjadi pemain terbaik dalam laga melawan Brasil yang dimenangkan Prancis dengan skor 1 – 0 serta Portugal dalam semifinal dengan skor 1 – 0 lewat tendangan penalti.

Walaupun sempat terjadi insiden ketika laga final melawan Italia dimana Zidane menanduk dada dari Materazzi yang dimana ia harus dihukum dengan kartu merah, barangkali hal ini yang membuat Prancis akhirnya kalah. Setelah diselidiki, ternyata Materazzi mengeluarkan kata – kata kasar yang menghina ibu Zidane. Walau bagaimanapun Zidane layak menjadi seorang pemain legenda dan sosok yang sangat humanis di luar lapangan.

3. Fabio Cannavaro

Sebagai kapten Timnas Italia, Fabio Cannavaro adalah bek ketiga dalam sejarah sepakbola yang dipilih menjadi pemain terbaik dunia. Dengan tinggi badan hanya lima kaki dan sembilan inci, Fabio mampu membuktikan bahwa ia adalah tembok kuat dari Italia. Permainan yang rapi dan tidak mudah lelah sangat sempurna yang ditunjukkan pada Piala Dunia 2006.

4. Gianluigi Buffon

Kiper Utama Italia setelah Gianluca Pagliuca ini sangat konsisten untuk Timnas Italia. Buffon hanya absen pada Euto tahun 2000 yang dikarenakan mengalami cidera tangan. Buffon hanya kebobolan dua gol pada Piala Dunia 2006 dikala menghadapi Amerika Serikat dan Prancis di partai final.

5. Philipp Lahm

Bek sayap dengan postur tubuh kecil ini  begitu handal dan fleksibel di lapangan. Pemain yang sangat berenergi ini tidak mengenal lelah ketika berpatroli daerah sayap. Lahm sudah berlaga untuk Timnas Jerman lebih dari 100 kali pada sepanjang karirnya dan baru berusia 30 tahun.

6. Miroslav Klose

Klose adalah pemain yang mampu mencetak gol dengan konsisten. Meskipun namanya tidak bersinar seperti Ballack, Kahn, Lahm, Schweinsteiger, dan Ozil. Namun Klose tetap menjadi salah satu pemain bintang bagi kami. Gol yang sering dicetak Klose adalah lewat sundulan. Klose pernah mencetak rekor sebagai pemain Jerman yang mencetak gol terbanyak mengalahkan Gerd Muller dan merupakan satu – satunya pemain yang sukses mencetak lebih dari empat gol dalam tiga pertandingan.

7. Lilian Thuram

Thuram merupakan individu yang solid dan keras. Sebenarnya ia telah memilih untuk gantung sepatu sesaat sebelum Piala Dunia 2006. Namun, atas permintaan Raymond Domenech, Thuram menunda keputusannya untuk tetap menjadi pertahanan solid bagi Prancis. Thuram juga merupakan pemain yang paling banyak bermain untuk Timnas Prancis.

8. Ricardo Carvalho

Carvalho adalah seorang pemain pertahanan bagi Portugal yang sangat sering ikut mengancam lini pertahanan musuh pada laga – laga akhir di Piala Dunia 2006.

9. Ze Roberto

Brasil lolos dengan mudah pada fase grup dan menaklukkan Ghana pada babak 16 besar ini dikarenakan penampilan gemilang dari Ze Roberto. Tehnik menggiring bolanya bahkan lebih bagus dari Roberto Carlos dan mengungguli pemain lain seperti Ronaldinho dan Ronaldo. Namun, sayang bagi Ze Roberto setelah kalah dengan Prancis pada babak perempat final.

Ze Roberto telah bermain di Brasil selama 11 tahun dengan 84 pertandingan. Sungguh disayangkan pemain ini tidak pernah merasakan menjuarai Piala Dunia setelah ia dikeluarkan dari skuad Timnas Brasil pada tahun 2002.

10. Maniche

Nuno Ricardo de Oliveira Ribeiro atau yang dikenal dengan Maniche yang merupakan pemain gelandang dari Portugal dan tak kenal lelah ini tampil sangat cemerlang ketika menaklukkan Belanda pada laga 16 besar. Menyingkirkan Inggris saat adu penalti dalam perempat final, namun gagal dari Prancis setelah dikalahkan Prancis dengan skor 0 -1 .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *