Perjuangan Morata Untuk Dapat Pergi ke Rusia

Pialaduniaku – Alvaro Morata telah mengatakan keinginannya untuk dapat pergi ke Piala Dunia 2018 Rusia, tetapi dia juga mengakui merasa resah akan kehilangan momen itu.

Walaupun mencetak 12 gol dalam 15 pertandingan internasionalnya, striker berusia 25 th itu dicoret dari skuad Julen Lopetegui untuk kompetisi persahabatan terakhir melawan Jerman dan Argentina. Morata juga hanya tampil dalam tujuh pertandingan Liga Premier Inggris untuk Chelsea. Hal ini terutama karena hadirnya pemegang FIFA Puskas Award, yakni Olivier Giroud di club.

” Saya sangat ingin pergi ke Rusia, ” kata mantan dari pemain Real Madrid dan Juventus itu pada Marca.” Memang sulit untuk dapat pergi, tetapi saya masih ada kesempatan. Apapun keputusannya akan saya ingat selalu.

“Setiap orang harus kerjakan yang terbaik untuk mereka. Saya juga akan tidak paham, tetapi Anda harus siap untuk semua. Keceriaan apabila Anda ada pada daftar bisa demikian bagus, tetapi ada kepentingan untuk tahu bila th. belum jadi yang terbaik dan ada kesempatan untuk tinggal di rumah.

“Sepak bola yakni tentang momen. Lihatlah Mohamed Salah, yang fantastis – saya sukai atas apa yang berjalan padanya. Tapi musim panas lalu, mereka katakan itu bagus untuk dijual dan sekarang ini terlihat.

“Saya tahu musim saya belum juga bagus juga. Apabila saya bikin 30 gol, jadi saya akan mengatakan saya yakin berada di daftar. Sekarang ini, saya harus mempersiapkan hasil apa pun, tapi saya akan berjuang untuk pergi sampai menit terakhir. ”

Iago Aspas, Diego Costa, Rodrigo dan Lucas Vazquez yakni empat pemain depan dalam skuad terakhir Spanyol. Sisa tiga semuanya bikin gol dan terkesan atas dua pertandingan persahabatan tim, sebentar Vazquez tidak punyai banyak saat untuk mengesankan. Aritz Aduriz, Jose Callejon, dan David Villa juga ditampilkan dalam pilihan Lopetegui sekian waktu paling akhir.

Spanyol akan bertemu dengan Portugal, Iran dan Maroko di Grup B di Rusia 2018.

Pukulan di Brasil 2014

Morata gagal di Brasil 2014, saat itu pelatih Vicente Del Bosque hanya menamakan dua pemain depan, yakni Costa dan Villa masuk dalam skuadnya.

“Saya sangat ingin sekali pergi,” katanya lagi. ” Saya ingin pergi terakhir kali. Saya ingin kesempatan itu, bukan hanya karena ingin membuat gol atau tidak.

“Pelatih mengetahui saya dan tahu apa yang bisa saya lakukan di dalam dan di luar lapangan, tetapi dia memahami bila kekuatan saya tidak pada level yang dibutuhkan. Saya memiliki frustrasi yang besar di dalam diri saya karena nomor punggung yang saya bawa.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *