Lima Partai Semifinal Paling Bersejarah dalam Piala Dunia

Piala Dunia yang dimulai sejak tahun 1930 sampai saat ini banyak membuat sejarah bagi sepakbola dunia. Banyak momen yang mungkin tidak terlupakan bagi para penggemar sepakbola dari segala kalangan. Antara lain, ada lima sejarah dalam semifinal Piala Dunia yang tidak bisa dilupakan, yaitu :

Semifinal antara Hungaria (4) vs Uruguay (2) pada Piala Dunia 1954

Timnas Hungaria yang merupakan timnas yang paling ditakuti pada masa itu sebelumnya telah mengalahkan Jerman Barat dengan skor 8 – 3 pada babak penyisihan grup.

Melawan Uruguay pada semifinal, Hungaria unggul terlebih dahulu dengan 2 – 0 sampai akhir babak pertama melalui gol yang dicetak oleh Czibor dan Hidegkuti. Pada babak kedua, Uruguay mampu bangkit dan menyamakan skor melalui Juan Hohberg pada menit ke-76 dan ke-86.

Pada babak perpanjangan waktu, Sandor Kocsis mencetak dua gol melalui sundulan tajam dan mematahkan ambisi Uruguay untuk melaju ke final. “Semifinal Piala Dunia 1954 merupakan momen paling indah dalam sejarah hidup saya,” kata Jozsek Boszik yang merupakan salah satu bintang Hungaria saat itu.

Namun sayang keperkasaan Hungaria harus berhenti pada laga final ketika bertemu Jerman Barat.

Semifinal Inggris (2) vs Portugal (1) pada Piala Dunia 1966

Pertemuan Inggris dan Portugal pada babak semifinal Piala Dunia 1966 mempertemukan dua bintang, yakni Eusebio (Portugal) dan Bobby Charlton (Inggris). Bobby Charlton berhasil membawa Inggris memimpin dua gol dari tuan rumah.

Eusebio berulang kali memborbardir Inggris, akan tetapi Inggris mempunya Gordon Banks sebagai kiper dengan penampilan yang luar biasa. Laga yang sangat seru terjadi ketika pertandingan tersisa 10 menit lagi dan Portugal berhasil mengejar ketinggalan menjadi 1 – 2 setelah Eusebio mencetak gol lewat titik penalti.

Pelatih Inggris yang bernama Alf Ramsey mengatakan bahwa pertandingan semifinal melawan Portugal adalah laga terbaik dalam Piala Dunia ini. Sedangkan pelatih Portugal, yakni Otto Gloria setelah laga berakhir mengatakan bahwa, Inggris akan menjadi juara dunia dengan mengalahkan Jerman Barat dan ramalan Otto menjadi kenyataan.

Semifinal Italia (4) vs Jerman Barat (3) pada Piala Dunia 1970

Banyak pihak yang mengatakan bahwa laga ini adalah laga terhebat pada abad ke – 20. Italia sudah memimpin pada menit ke – 8 melalui gol Roberto Boninsegna. Jerman membalas pada menit – menit terakhir melalui Uwe Seeler.

Pada babak perpanjangan waktu, aksi – aksi yang spektakuler mereka tunjukkan di lapangan. Jerman membobol dahulu gawang Italia melalui Gerd Mueller namun dibalas kembali oleh Italia melalui pemain belakang, yakni Tarcisio Burgnich.

Italia kembali memimpin pada menit ke – 104 setelah Luigi Riva membobol gawang Maier. Namun, gerd Mueller kembali menyamakan skor enak menit kemudian dan membuat skor kembali 3 – 3.

Italia sudah diprediksi akan kalah, tetapi Italia mampu menambah gol sekaligus memenangkan pertandingan setelah Gianni Rivera mencetak gol empat menit sebelum pertandingan usai.

Walaupun tampil gemilang, langkah Italia terhenti di final setelah kalah telak dari Brasil dengan skor 1 – 4.

Semifinal Jerman Barat (5) vs Prancis (4) melalui adu penalti pada Piala Dunia 1982.

Pertandingan semifinal antar Jerman Barat vs Prancis berjalan sangat menarik. Akan tetapi, pertandingan sempat terhenti setelah kiper Jerman Barat, yakni Harald Schumacher dengan aksinya kepada pemain belakang Prancis, yakni Patrick Battiston yang menyebabkan Patrick pingsan dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Laga dimulai oleh gol dari Jerman Barat yang dicetak oleh Pierre Littbarski pada menit ke – 17. Namun, playmaker Prancis yang merupakan pemain legenda Prancis, yakni Michel Platini sanggup menyamakan kedudukan lewat titik putih.

Laga pun berjalan sampai perpanjangan waktu. Prancis yang unggul pada perpanjangan waktu dengan skor 3 – 1 sepertinya sudah sangat yakin akan kemenangan, dimana Marius Tresor dan Alain Giresse yang mencetak gol bagi Prancis.

Kemenangan Prancis yang sudah didepan mata akhirnya sirna setelah Karl Heinz Rummenigge dan Klaus Fischer mampu menyamakan kedudukan menjadi 3 – 3. Hasil seri ini membuat adu penalti diadakan dan akhirnya dimenangkan oleh Jerman Barat.

Langkah Jerman Barat akhirnya terhenti di final Piala Dunia 1982 setelah dikalahkan Italia dengan skor 1 – 3.

Semifinal Prancis (2) vs Kroasia (1) pada Piala Dunia 1998

Keberhasilan Prancis untuk mencapat babak semifinal sempat diiringi banyaknya kritik, hal ini dikarenakan Prancis hanya mampu menang melawan Paraguay dengan skor 1 – 0 pada babak 16 besar serta menang atas Itali dari hasil adu penalti pada babak perempat final.

Pertemuan Prancis dan Kroasia di Stadion Stade de France. Pendukung tuan rumah Prancis sempat terdiam ketika Davor Suker menjebol gawang yang dikawal Fabien Barthez pada awal babak kedua.

Prancis mampu menyamakan skor menjadi 1 – 1 setelah semenit setelah gol pertama, Lilian Thuram mampu menyamakan kedudukan dan merupakan gol pertama Thuram bersama Timnas Prancis.

Thuram kembali menjadi penyelamat Prancis ketika mencetak gol keduanya dan berhasil membuat Prancis memenangi pertandingan ini. Prancis menjadi juara Piala Dunia setelah pada partai final berhasil mengalahkan Brasil dengan skor 3 – 0.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *