Kontroversi Simeone dan Beckham di Piala Dunia 1998

Diego Simeone sering mendapat sanjungan atas keberhasilannya bersama Atletico Madrid. Tapi pada 16 tahun lalu, Simeone adalah musuh besar dari Timnas Inggris. Hal ini disebabkan kontroversinya dengan David Beckham pada Piala Dunia 1998.

Argentina bertemu Inggris pada babak perdelapan final Piala Dunia 1998 di Stade Geoffroy-Guichard (Saint Etienne). Argentina yang menjadi juara Grup H, sedangkan Inggris menjadi runner up di Grup G. Laga ini berjalan sangat sengit, dimana kedua tim juga mempunyai sejarah permusuhan yang panjang.

Duel yang sengit terjadi di pertemuan ini, pada awal babak pertama saja, wasit Kim Milton Nielsen sudah menghadiahi masing – masing tim dengan tendangan penalti. Batistuta sukses mengeksekusi penalti pada menit ke-6, lalu empat menit kemudian Alan Shearer berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-10 juga lewat titik putih.

Baca JugaKejadian Mengerikan Sebelum Final Piala Dunia 1998

Skor imbang juga tidak bertahan lama pada laga ini. Michael Owen, pemain mungil yang dianggap sebagai pemain masa depan Inggris berhasil mencetak gol dengan baik, ia melewati beberapa pemain Argentina dan akhirnya berhasil menyarangkan gol ke gawang Argentina. Namun, kembali keunggulan Inggris tidak dapat dipertahankan ketika Javier Zanetti berhasil menyamakan skor pada menit ke (45+1).

Masing – masing pelatih, yakni Daniel Passarella dan Glen Hoddle tidak melakukan pergantian pada babak kedua. Insiden terjadi pada laga baru berjalan dua menit pada babak kedua.

Perebutan bola ditengah lapangan yang melibatkan Simeone dan Beckham terjadi. Simeone menabrak Beckham dari arah belakang, Beckham pun terjatuh. Wasit Kim Nielsen seketika memberikan kartu kuning kepada Simeone.

Insiden tidak berhenti sampai disitu. Dalam posisi terjatuh terlihat Beckham mengangkat kakinya untuk menjegal Simeone. Benturan pun terjadi antara keduanya dan merupakan benturan kecil, namun Simeone terjatuh sambil menunjuk ke arah Beckam. Tekanan pada wasit semakin kencang karena Veron juga memprovokasi dengan menunjuk ke arah Beckham.

Beckham bangun dan wasit Nielsen memberikannya kartu merah. Insiden pada menit ke-47 itu menghasilkan kartu merah untuk Beckham dan kartu kuning untuk Simeone.

Pertandingan ini akhirnya dimenangkan oleh Argentina setelah drama adu penalti dengan skor 4 – 3. Terlepas kejadian ini, pada pendukung Inggris menganggap Beckham sebagai aktor kegagalan Inggris. Terkait dengan insiden ini, Simeone sempat berkomentar pada BBC pada awal April 1999. Simeone mengaku ada unsur diving pada laga tersebut.

Pada komentarnya, Simeone mengatakan sebenarnya benturan kaki Beckam kepada dirinya merupakan benturan yang kecil dan memang ada unsur diving dari saya pada waktu itu. Hal ini dilakukan karena menurut Simeone, ada unsur balas dendam yang ingin dilakukan Beckham.

Hubungan tidak baik keduanya berlangsung sampai Piala Dunia 2002. Sikap ini ditunjukkan oleh Simeone, ketika Beckham mengulurkan tangannya untuk menyalami Simeone, tapi dibalas dengan sikap tidak menyenangkan.

Pada tanggal 16 Mei 2013, David Beckham akhirnya mundur dari kegiatan aktif dalam bermain sepakbola. Sejumlah rekan, manager dan lawan mainnya memberikan komentar, termasuk Simeone yang akhirnya memuji karir dari Beckham yang sangat luar biasa.

“Dia merupakan profesional yang hebat dan pemain yang luar biasa. Saya akan mendoakan yang terbaik bagi Beckham. Dia adalah pria yang cerdas dan akan sukses dalam hal apapun yang ia lakukan,” kata Simeone.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *