Final Piala Dunia 1990 : Kegagalan Argentina dan Kemenangan Kontroversi Jerman

Laga final Piala Dunia 1990 mempertemukan dua tim besar, yakni Argentina dan Jerman. Final yang berlangsung di Stadion Olympico, Roma pada tanggal 8 Juli 1990. Pertandingan ini dimenangkan oleh Jerman dengan skor tipis 1 – 0.

Keberhasilan Jerman dalam meraih juara Piala Dunia dinilai berbau kontroversi. Pada menit akhir pertandingan, wasit Edgardo Codesal asal Meksiko memberikan hadiah penalti untuk Jerman setelah pemain Jerman, yakni Rudi Voeller dilanggar oleh Roberto Sensini. Argentina menerima keputusan itu dengan berat hati dan sempat melakukan protes namun tidak berhasil.

Andreas Brehme yang menjalankan eksekusi penalti itu sukses menjalankan tugasnya dengan baik. Hingga pluit akhir dibunyikan, skor 1 – 0 untuk kemenangan Jerman. “Fokus saya hanya mencetak gol dan saya mengosongkan pikiran lainnya,” kata Brehme yang dilansir oleh FIFA.

Brehme sukses mencetak gol dari titik putih pada laga final Piala Dunia 1990

Brehme juga mengatakan bahwa penampilan Argentina pada laga puncak tidak seperti penampilan empat tahun sebelumnya pada saat mengalahkan Jerman di final Piala Dunia 1986 di Meksiko.

“Banyak orang berbicara kemenangan kami pada laga final Piala Dunia 1990 adalah kontroversi. Kami memang pantas menang. Argentina tidak bermain dengan bagus pada final melawan kami,” lanjut Brehme yang juga pernah memperkuat Bayern Munich dan Inter Milan.

Baca JugaMeksiko 1986 – Kisah Dibalik Pemilihan Tuan Rumah Piala Dunia

Selain dari penampilan Argentina yang kurang bagus pada laga final, pemain Argentina juga telah pincang setelah Pedro Monzon dan Gustavo Dezotti mendapatkan kartu merah pada menit ke-65 dan 87 sehingga Argentina hanya bermain dengan 9 pemain.

Sementara pada kubu Jerman, kesuksesan dalam meraih juara Piala Dunia terasa spesial bagi pelatih Timnas Jerman saat itu, yakni Franz Beckenbaur. Hal ini dikarenakan Franz yang menjadi pelatih dan juga pernah menjadi pemain yang mampu mengantarkan timnya untuk menjadi juara Piala Dunia.

Beckenbauer telah sukses membawa Jerman menjadi juara Piala Dunia 1974 sebagai pemain, dan pada Piala Dunia 1990 kembali mendapatkan gelar juara Piala Dunia dengan posisi sebagai pelatih timnas. Berkat kemenangan pada Piala Dunia 1990, Jerman telah menyamai rekor Italia dan Brasil, yakni menjadi juara Piala Dunia untuk ketiga kalinya.

“Menjadi pemain ataupun pelatih, anda dapat bersaing di Piala Dunia setiap empat tahunnya. Namun, menjadi juara Piala Dunia dan membawa pulang ke negara anda serta mempertahankannya, anda hanya mempunyai kesempatan itu sekali seumur hidup,” kata Beckenbauer setelah berhasil membawa Jerman juara Piala Dunia 1990.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *