Brahim Diaz, Lebih Memilih Spanyol Ketimbang Bela Maroko di Piala Dunia 2018

Maroko telah melakukan berbagai macam cara untuk membujuk bintang muda, Brahim Diaz yang saat ini bermain di tim junior Manchester City. Namun, usaha Maroko gagal agar Diaz mau membela Maroko di Piala Dunia 2018.

Herve Renard, yang merupakan bos dari Timnas Maroko telah mengadakan permbicaraan dengan agen dari Brahim Diaz. Renard berusaha meyakinkan agar remaja yang baru berusia 18 tahun ini menolak Spanyol dan bermain untuk negara Maroko.

Renard juga telah menawarkan, jika Diaz gabung bersama Maroko, maka Diaz akan menjadi bagian dari Starting XI Timnas Maroko pada Piala Dunia 2018 nanti di Rusia.

Pemain muda dengan nama lengkap Brahim Abdelkader Diaz ini lahir di Malaga. Ibunya juga lahir di Malaga, sementara ayahnya berasal dari Melilla yang merupakan sebuah kota otonomi Spanyol yang terletak di pesisir Maroko sebelah timur, Afrika Utara. Wilayah ini pernah menjadi rebutan antara Spanyol dan Maroko.

Baca JugaDuet Higuain – Messi Jadi Harapan Legenda Argentina

Diaz yang bermain dengan posisi playmaker di Manchester City ini telah mewakili Timnas Spanyol dalam tingkat junior dan ia pernah mengatakan kepada goal bahwa dia adalah orang Spanyol dan berkeinginan untuk masuk ke tim senior Spanyol.

Berita lain mengabarkan bahwa Diaz akan mempertimbangkan kesetiaannya kepada Spanyol jika gagal masuk di skuad utama Timnas Spanyol, tapi ia yakin bahwa dirinya mempunyai modal yang kuat untuk masuk ke skuad Timnas Spanyol di tahun – tahun kedepan.

Dalam Piala Dunia 2018 nanti, Maroko berada dalam satu grup melawan Spanyol, Portugal, dan Iran. Jika, Diaz beralih kewarganegaraannya menjadi warga Maroko, maka ia berkesempatan untuk bermain melawan negara kelahirannya sendiri yakni Spanyol.

Maroko sangat gencar untuk mendatangkan pemain denga kelahiran asing menjelang Piala Dunia 2018 nanti. Bek dari Real Madrid, yakni Achraf yang lahir di ibukota Spanyol ini beralih kewarganegaraan pada tahun 2016 setelah beberapa kali tampil untuk tim junior negara tersebut dan melakukan debut pertamanya di skuad tim senior di tahun yang sama.

Usaha lain juga dilakukan Maroko untuk mendapatkan penyerang klub Alaves, yakni Munir El Haddadi untuk bergabung bersama Maroko. Pemain berusia 22 tahun yang lahir di Madrid ini dipinjam dari Barcelona. Penampilan yang memukau untuk Spanyol dan tidak diizinkan untuk beralih kewarganegaraan Spanyol.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *