10 Fakta Piala Dunia 1990 Italia

Kilas balik Piala Dunia 1990 di Italia menghadirkan 10 fakta yang telah dirangkum dibawah ini, antara lain :

  1. Ada tiga tim yang baru pertama tampil pada Piala Dunia, yakni Kosta Rika, Irlandia, dan Uni Emirat Arab.
  2. FIFA menjatuhi hukuman kepada Meksiko dan Chile. Meksiko diberi hukuman diskualifikasi dikarenakan menurunkan pemain dibawah umur yang dimana pemain ini seharusnya bermain pada turnamen junior. Sedangkan Chile, diberi hukuman karena ulah kiper Roberto Rojas yang membuat aksi cidera karena lemparan kembang api saat laga melawan Brasil yang diketahui merupakan kebohongan Rojas.
  3. Roger Milla masuk pada turnamen Piala Dunia 1990 untuk membela Timnas Kamerun bukan karena kebutuhan dari tim. Namun, dikarenakan permintaan Presiden Kamerun, yakni Paul Biya. Diketahui Roger Milla sudah berumur 38 tahun saat itu.
  4. Semifinal antara Jerman Barat dan Inggris kembali diulang 20 tahun kemudian pada tanggal 26 Juli 2009. Hal ini sebagai bentuk penganugerahan trophy Sir Bobby Robson. Pada pertandingan ini Jerman Barat menang 4 – 3 lewat drama adu penalti.
  5. Pedro Monzon merupakan orang pertama yang mendapatkan kartu merah setelah melanggar Juergen Klinsmann pada babak final Piala Dunia.
  6. Untuk pertama kalinya Argentina menjadi tim pertama dalam sejarah Piala Dunia yang tidak bisa mencetak gol pada babak final.
  7. Franz Beckenbauer adalah orang kedua yang berhasil membawa timnya menjadi juara saat menjadi pemain dan juga sebagai pelatih timnas. Sebelumnya rekor ini telah dicetak oleh Mario Zagallo (Brasil).
  8. Piala Dunia 1990 adalah Piala Dunia dimana kartu merah paling sering dikeluarkan oleh wasit. Total sebanyak 16 kartu merah yang dikeluarkan wasit. Piala Dunia 1990 juga tercatat sebagai Piala Dunia yang paling sedikit gol.
  9. Kamerun adalah negara Afrika pertama yang berhasil menembus babak perempat final pada Piala Dunia setelah mengalahkan Kolombia di babak 16 besar.
  10. Setelah Piala Dunia 1990, Jerman adalah tim tersukses karena mengoleksi tiga gelar juara dan tiga kali posisi dua. Rekor Jerman kemudian disusul Brasil pada edisi selanjutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *